Kamis, 24/04/2014 15:26 WIB
Halaman 1 dari 2
"Kami heran, kok bisa kursi yang diraih tidak seimbang dengan suara yang kami peroleh," kata Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, Kamis (24/4/2014).
Whisnu yang juga Wakil Walikota Surabaya ini menerangkan, setelah merekap ulang dari formulir C-1 yang dipegangnya dan dibandingkan dengan hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU Surabaya, diperkirakan ada 4-5 kursi yang hilang.
"Hampir di semua kelurahan ada permainan suara," tuturnya sambil menambahkan, ada dua modus penggelembungan BPP yakni, bila BPP di kecamatan ditambah sedikit, maka suara PDIP dikurangi. Bila BPP di kecamatan ditambah banyak, suara PDIP juga diberi tambahan.
Ia mencontohkan, di! Kecamatan Krembangan suara sah ditambah 10 ribu suara, tapi suara PDIP dikurangi 5 ribu suara. Di Kecamatan Wonokromo, suara PDIP ditambah 4 ribu, tapi BPP di kecamatan tersebut bertambah sekitar 21 suara.
"Kami tidak tahu kenapa suara PDIP bisa bertambah. Dengan temuan ini, kami justru ingin mengembalikan suara yang ditambah, karena itu bukan suara kami. Yang jelas, kami ingin bertanding jujur," tegasnya.
PDIP Surabaya meminta dihitung ulanng ke KPU Jatim terhadap perolehan suara pileg di Surabaya. Jika permintaan tersebut tidak ditanggapi KPU Jatim, pihaknya akan melayangkan gugatan ke MK dan Bawaslu Jawa Timur.Next
Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV
(roi/bdh)
Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .
Foto Video Terkait
Source : http://news.google.com/news/url?sa=t&fd=R&ct2=id_id&usg=AFQjCNHV11Xnh1Z688VUCTHvuN5Jx5Z3JA&clid=c3a7d30bb8a4878e06b80cf16b898331&cid=52778874410682&ei=H2dZU_jDBsnogQeLBQ&url=http://news.detik.com/surabaya/read/2014/04/24/152650/2564619/475/kehilangan-5-kursi-pdip-surabaya-ancam-gugat-kpu-ke-mk