Wawali Surabaya: Warga Masih Bergantung Eksistensi Dolly - Okezone

Diposting oleh Unknown on Selasa, 29 April 2014

SURABAYA - Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana menilai, penutupan Dolly berdampak terhadap kehidupan ekonomi masyarakat sekitar.

Politisi PDIP ini menganggap banyak cara yang harus ditempuh ketimbang harus menutup keberadaan lokalisasi Dolly. Diakui atau tidak eksistensi lokalisasi Dolly ini masih dibutuhkan masyarakat.

"Soal solusi itu banyak pilihan, tetapi yang penting adalah memikirkan warga kota Surabaya di sekitar lokalisasi, sampai mereka bisa lepas ketergantungan ekonominya terhadap keberadaan lokalisasi Dolly dan Jarak," kata Wisnu saat ditanya terkait penutupan lokalisasi yang pernah menjadi terbesar se-Asia Tenggara itu, Selasa (29/4/2014).

Jika seluruh wisma langsung ditutup, lanjut Wisnu, akan disusul dengan usaha milik warga, seperti kios, loundry, dan usaha lain, juga ikut tutup.

Data yang ada di lokalisasi Dolly, telah terjadi penurunan jumlah PSK. Sebelumnya sempat tercatat sekira 5.000-an PSK, kini tinggal ! 1.300-an pekerja.

"Artinya semua itu kan melalui tahapan tetapi progresnya ada, karena tak sedikit yang sudah mulai beralih profesi," jelas Wisnu seraya menyebut persoalan penutupan Dolly bukan karena sepakat atau tidak tapi lebih memikirkan nasib warga di sekitar lokalisasi.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo memastikan lokalisasi Gang Dolly akan tutup pada 19 Juni 2014.

Dalam misi penutupan lokalisasi Dolly ini, Pemkot akan akan merehabilitasi kawasan eks lokalisasi terbagi dalam empat hal yakni pemberdayaan sosial, ekonomi, lingkungan, dan bantuan langsung melalui mekanisme hibah.

Selain itu, pemberdayaan sosial fokus kepada bagaimana mengubah perilaku WTS sehingga berimbas pada masyarakat sekitar. 

(kem)

Source : http://news.okezone.com/read/2014/04/29/519/977693/wawali-surabaya-warga-masih-bergantung-eksistensi-dolly