Merdeka.com - Turis warga Negara Inggris, Gordon Wiliam, ditemukan tidak bernyawa di kamar mandi Hotel Plaza Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/5). Belum diketahui penyebab pasti kematian lelaki 75 tahun itu. Sebab, sejak diketahui meninggal pagi tadi, pihak manajemen hotel tidak melapor ke polisi, justru langsung mengevakuasi jenazah korban ke kamar mayat RSUD dr Soetomo, Surabaya.
Dan ketika anggota Polsek Genteng, yang baru menerima laporan peristiwa itu sekitar pukul 20.00 WIB, langsung menggelar olah TKP, lokasi kejadian sudah bersih dan rapi. Wiliam sendiri, diketahui meninggal oleh istrinya sekitar pukul 08.30 WIB, di kamar mandi hotel.
"Meninggalnya pagi tadi, tapi oleh pihak hotel, istri korban disuruh langsung membawa jenazah suaminya ke rumah sakit. Sore hari, jenazah korban akan diambil untuk dibawa kembali pulang ke negara asalnya, tetapi tidak diperbolehkan oleh rumah sakit karena harus ada laporan polisi," terang Kanit Reskrim Polse! k Genteng, AKP Iwan Hari Poerwanto saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut.
Selanjutnya, lanjut Iwan, istri korban melapor ke pihak kepolisian pada malam harinya. "Jadi laporannya masuk sekitar pukul 20.00 WIB," katanya.
Iwan menceritakan, dari hasil pemeriksaan sementara pihak kepolisian kepada beberapa saksi, awal mula istri korban melihat suaminya tergeletak di kamar mandi hotel, dia langsung melapor ke sekuriti. Selanjutnya, pihak manajemen Hotel Plaza Surabaya memanggil dokter untuk memeriksa keadaan korban.
Dari hasil pemeriksaan dokter, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa. Kemudian pihak hotel memutuskan membawa korban ke ruang otopsi RSUD dr Soetomo. Namun saat akan membawa pulang jasad suaminya ke Inggris, dilarang pihak rumah sakit karena tidak ada laporan polisi.
Karena itulah, polisi menyatakan kekecewaannya atas tindakan pihak Manajemen Hotel Plaza Surabaya. Sebab, dilihat dari kronologi kejadian, seharusnya laporan polisi sudah ! masuk sejak kejadian. "Dan itu bukan kali pertama dilakukan ol! eh Hotel Plaza Surabaya, kejadian ini yang kali ketiganya. Dari catatan kami, setiap kali ada kejadian serupa (tamu tewas), mereka tak pernah melaporkannya ke kami," keluh Iwan.
Dari catatan Polsek Genteng, di tahun 2010, di hotel yang sama, seorang turis asal Belanda juga diketahui tewas, tapi tak ada laporan. "Kemudian, beberapa bulan lalu, juga ada tamu lokal (dari Indonesia) juga tewas dan mereka tetap tak melapor. Dan terakhir hari ini tadi. Seandainya, pihak rumah sakit tadi melepas mayat korban untuk dibawa pulang ke Inggris oleh istrinya, saya yakin mereka juga tak akan laporan," gerutu Iwan lagi.
Iwan menambahkan, hingga malam ini, pihaknya masih memeriksa saksi-saksi di antaranya, General Manager Hotel Plaza Surabaya, dua orang security serta dua orang house keeping. "Pemeriksaan ini, hanya untuk memastikan penyebab kematian korban. Kesimpulan kami sementara, korban meninggal karena serangan jantung. Sebab, dari keterangan isterinya, korban sudah lama ! menderita penyakit jantung," pungkas dia.
[bal]
Source : http://www.merdeka.com/peristiwa/wna-tewas-di-hotel-plaza-surabaya-manajemen-tak-lapor-polisi.html