Bandar Narkoba di Surabaya ini Khusus Garap Pelajar dan ... - Tribunnews

Diposting oleh Unknown on Jumat, 07 November 2014

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Andri yang ditangkap Satreskoba Polrestabes Surabaya bersama empat temannya, merupakan residivis kasus narkoba. Pegedar sabu ini dua kali tertangkap anggota Polrestabes Surabaya.

Penangkapan Andri, hasil pengembangan setelah polisi membekuk Yusuf, Toni dan Fauzi. Tiga tersangka itu diringkus karena memiliki sabu-sabu empat poket siap edar.

Setelah penangkapan Yusuf dkk dikembangkan, petugas membekuk Andri di rumahnya Jl Dharmawangsa Surabaya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap Andri, dia merupakan jaringan dengan pelanggan khusus mahasiswa dan pelajar. Andri hanya melayani pembelian sabu dari kalangan mahasiswa dan pelajar.

"Ini (Andri) spesialis melayani sabu-sabu untuk mahasiswa dan pelajar. Sudah lama jadi pengedar," kata Kanit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya AKP M Yasin, Kamis (6/11/2014).

Andri juga masih berstatus bebas bersyarat atas kasus nasrkoba. Ia bebas bersyarat sejak satu bulan terakhir ini. "Ini sudah jadi pekerjaannya," terang Yasin.

Andri mengaku, dirinya sudah dua kali tertangkap terkait narkoba. Ia mendapatkan barang (sabu) dari temanya di daerah Gubeng Surabaya.

"Saya juga kadang memakai sabu, selain dijual ke pemakai di Surabaya," aku Andri.

Dia menuturkan, banyak melayani konsumen sabu yang berstatus mahasiswa dan pelajar di Surabaya.

Selain Andri, empat pemakai dan pengedar sabu yang diringkus polisi, yakni Hamid (49), asal Kalianyar Surabaya, Toni (27), warga Jl Tambak Lumpang Suranaya, Fauzi (26), warga Kranggan Surabaya, Yusuf (24), warga Jl Raya Geger Gresik.

Mereka merupakan satu jaringan dan tertangkap di tempat berbeda-beda di Surabaya. Dari penangkapan lima tersangka narkoba jenis sabu ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu total seberat 9,62 gram, enam handphone, timbangan elektrik dan alat untuk nyabu.

Source : http://www.tribunnews.com/regional/2014/11/06/bandar-narkoba-di-surabaya-ini-khusus-garap-pelajar-dan-mahasiswa