Senin, 29/12/2014 21:48 WIB
Penambahan warga Surabaya ini setelah Pemkot Surabaya terus menginventaris warganya melalui manifest penumpang dari Crisis Center Air Asia di T2 Juanda yang dikroscek secara online data kependudukan, Senin (29/12/2014).
"Ada penelusuran dan laporan langsung dari keluarga yang datang ke posko kami," Agus Maryono, petugas Posko Pemkot Surabaya di Juanda.
Dari 82 warga yang terdata, kata Agus, beberapa diantaranya terdapat satu keluarga yang menjadi penumpang Air Asia tujuan Singapura yang lost contact Minggu (28/12) pagi.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terhadap harta benda keluarga penumpang. Pemkot sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan penjagaan.
"Penjagaan dilakukan anggota Linmas, Polsek setempat, Koramil dan pihak RT/RW," ujarnya.
Beberapa rumah, lanjut Agus, di beri garis! polisi dan digembok oleh petugas Keaton. Salah satu rumah yang diberi garis polisi dikawasan Ketintang Baru Selatan milik Hayati Lutfiah Hamid.
"Dari data kami, Hayati berangkat bersama anaknya Naura Kanita Rosada Suseno dan suaminya. Hanya suaminya masih belum warga Surabaya," pungkas Agus.
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV
(ze/mpr)
Foto Video Terkait
Source : http://news.detik.com/read/2014/12/29/214855/2789589/10/jumlah-penumpang-airasia-asal-kota-surabaya-menjadi-82-orang