Hormati duka AirAsia QZ8501, Surabaya kurangi kemeriahan pesta tahun baru. Perayaan malam pergantian tahun di jalan protokol Surabaya bakal dibuat lebih sederhana. Maklum, 81 warganya menjadi korban pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh pada Minggu (28/12).
Asisten Pemerintahan Pemkot Surabaya Yayuk Eko Agustin mengungkapkan, doa bersama dan renungan akan menjadi bagian utama dalam perayaan malam tahun baru. Itu dilakukan sebagai bentuk duka yang mendalam bagi para korban yang masih dalam pencarian.
"Nanti pas acara tentu akan diisi doa bersama. Kami sudah siapkan itu," ujarnya Selasa (30/12).
Mantan kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Surabaya itu mengungkapkan bahwa pemkot tidak bisa membatalkan acara malam tahun baru car free night yang mereka adakan. Persiapan dilakukan sejak jauh hari dan melibatkan banyak orang. Namun, Yayuk memastikan kemeriahan acara akan dikurangi untuk menghormati keluarga korban.
"Semua warga dan peserta acara pasti memahami kondisi ini," imbuh Yayuk.
Jauh-jauh hari Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya mempersiapkan perayaan tahun baru di empat jalan protokol. Yakni, Jalan Tunjungan, Gubernur Suryo, dan Panglima Sudirman. Selain itu, Jalan Raya Darmo yang biasa dipakai untuk car free day setiap Minggu akan menjadi arena perayaan malam tahun baru.
Yayuk menyebutkan, tujuan utama perayaan malam tahun baru itu memfasilitasi warga yang ingin menghabiskan pengujung tahun di luar rumah. Tidak dalam suasana yang hura-hura, pemkot memilih mengemas acara yang lebih kreatif untuk anak muda dan komunitas.
"Agar warga, terutama anak muda, punya jujukan lokasi yang menarik. Tidak perlu keliling kota," tutur dia.
Anggota DPRD Surabaya Achmad Zakaria mendukung niat pemkot yang akan membuat perayaan tahun baru lebih sederhana. Itu sesuai dengan kondisi yang berkembang.
"Malah keliru kalau dibikin hura-hura. Sebab, sekarang masih berduka," tambah politikus asal PKS tersebut.
Sementara itu, polisi bakal berusaha maksimal agar suasana perayaan pergantian tahun di Surabaya tidak berlebihan.
"Kami berharap perayaannya tanpa ingar-bingar, tanpa miras. Untuk itu, aparat akan berusaha melakukan pengamanan secara maksimal," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anas Yusuf.
Khusus pengamanan di Surabaya, diterjunkan 2.110 personel. Petugas itu merupakan aparat gabungan dari Polrestabes Surabaya, Polda Jawa Timur, TNI, satpol PP, linmas, dan dinas perhubungan.
Para personel itu tidak hanya mengamankan empat titik yang menjadi pusat perayaan pergantian tahun. Tetapi, mereka juga akan mengamankan pintu-pintu masuk Surabaya. Misalnya, di bundaran Waru, Karangpilang, Romokalisari, Kedung Cowek, Rungkut, dan Benowo.
Keberadaan petugas tersebut mengantisipasi rombongan konvoi yang masuk ke Surabaya. Selain itu, meminimalkan kemungkinan adanya penggunaan sepeda motor dengan knalpot brong. Sebab, knalpot jenis itu sangat berisik dan mengganggu.
"Kami menyiapkan tidak kurang dari 20 truk untuk mengangkut sepeda motor yang nekat dipasangi knalpot brong," tegas Kapolrestabes Surabaya Kombespol Setija Junianta.
Langkah itu disiapkan sebagai wujud kepedulian polisi untuk menjaga malam perayaan tahun baru di Surabaya tetap aman dan nyaman. Demi terciptanya keamanan dan kenyamanan tersebut, kemarin di Polrestabes Surabaya juga dilakukan rapat koordinasi antarinstansi di Surabaya dan daerah penyangga. Misalnya, Gresik, Bangkalan, Sidoarjo, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, dan Pasuruan. Koordinasi itu dipimpin Kapolda Jawa Timur.
"Melalui koordinasi ini, kami ingin masyarakat tidak tumplek bleg ke Surabaya. Mereka yang berasal dari luar Surabaya bisa melakukan kegiatan sendiri di daerah masing-masing," papar Anas.
Terkait dengan pemanfaatan Jalan Tunjungan, Darmo, Gubernur Suryo, dan Panglima Sudirman untuk acara perayaan pergantian tahun, polisi akan menutup jalan tersebut.
Penutupan dimulai sekitar pukul 16.00 hingga pukul 02.00. Polrestabes Surabaya dan Pemkot Surabaya menyiapkan tempat-tempat parkir di sekitar akses empat jalan tersebut agar masyarakat tidak kesulitan untuk memarkir kendaraannya. Misal, di kawasan Jalan Darmo, polisi dan pemkot menyiapkan tempat yang mampu menampung 2.000 kendaraan roda empat dan 6.600 motor.
Lokasinya Jalan Tumapel, Mojopahit, Bintoro sisi timur, Taman Bungkul, Jalan Cimanuk, Ciliwung, Progo, Porong, dan Kebun Binatang Surabaya. Polisi berharap masyarakat bisa memanfaatkan tempat-tempat parkir tersebut.
"Kami juga berharap masyarakat bisa tertib dalam merayakan tahun baru. Di sisi lain, kami akan berusaha maksimal untuk mengamankannya," ujar Setija. (jun/ris/fim/c6/ayi)
Source : http://www.indopos.co.id/2014/12/hormati-duka-airasia-qz8501-surabaya-kurangi-kemeriahan-pesta-tahun-baru.html