Senin, 26/01/2015 16:34 WIB
Halaman 1 dari 2
Perempuan ini dipulangkan setelah setahun terkatung-katung di Malaysia tanpa paspor dan identitas lainnya karena ditahan perusahaan tempatnya bekerja. Anies tidak banyak cerita, dia sibuk merawat anaknya.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan upaya pemulangan Anies dan anaknya karena mendapat laporan dari salah satu surat elektronik yang diterima, jika ada warga Surabaya di Malaysia yang terkatung-katung nasibnya.
"Saya (Risma) langsung nyuruh Pak Pomo (Kadinsos) untuk ngecek dan ternyata setelah ditelusuri benar," kata Risma kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (26/1/2015).
Mendapat laporan tersebut, Risma langsung memerintahkan untuk segera berkoordinasi dengan KBRI Malaysia agar Anies segera diamankan.
"Jadi dia itu keluar dari pabrik tempatnya beker! ja karena tidak kerasan. Karena tidak sesuai dengan kontrak makanya paspornya (Anies) ditahan perusahaan, karena takut ada apa-apa makanya kita minta KBRI untuk menjemputnya," imbuh Risma.
Dalam pertemuan di Balai Kota Surabaya, Risma beberapa kali menggoda anak Anies. "Mau kue dik. Aku gak punya susu. Ini tak kasi boneka (gajah)," ujar Risma berusaha menggoda anak Anies.Next
Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV
(ze/fat)
Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.
Foto Video Terkait
Recommended article: Chomsky: We Are All – Fill in the Blank.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Source : http://news.detik.com/surabaya/read/2015/01/26/163448/2814326/475/risma-bantu-tkw-surabaya-pulang-setelah-terkatung-katung-di-malaysia