TRIBUNNEWS.COM. SURABAYA - Pasar properti di wilayah Kota Surabaya terus mengalami pertumbuhan. Meski ada kenaikan harga tanah maupun harga properti itu sendiri, terutama di kelas properti sekunder.
Dari rilis yang dikeluarkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur, menyebutkan bila Harga Properti Residensial (SHPR) Sekunder di lima wilayah Kota Surabaya, yang meliputi Surabaya Barat, Surabaya Pusat, Surabaya Selatan, Surabaya Utara dan Surabaya Timur, mengalami kenaikan sebesar 4,53 persen.
"Kenaikan itu tercatat untuk triwulan IV - 2014. Angka tersebut masih terlihat cukup aktif, terutama di wilayah Surabaya Pusat dan Surabaya Barat, didorong oleh kenaikan harga tanah yang juga relatif tinggi di triwulan tersebut yang mencapai 5,15 persen," jelas Syarifuddin Basara, Direktur Perwakilan BI Jatim, Minggu (1/2/2015).
Kenaikan harga properti itu, meliputi residensial untuk tipe menengah atas mencapai 4,54 persen. Sedangkan kenaikan harga rumah tipe menengah mencapai 5,53 persen.
Kenaikan terbesar untuk rumah sekunder tipe menengah atas terjadi di Surabaya Pusat yang mencapai 5,55 persen.
"Pada daerah ini, sebagian besar masyarakat mencari hunian sekunder untuk dikembangkan sebagai fungsi komersial bukan residen, karena terdapat banyak kegiatan komersial sehingga memiliki harga yang tinggi," lanjut Syarifuddin.
Recommended article: Chomsky: We Are All – Fill in the Blank.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Source : http://www.tribunnews.com/regional/2015/02/02/pasar-properti-di-kota-surabaya-terus-mengalami-pertumbuhan