SURYA.co.id | SURABAYA - Awas! Ancaman demam berdarah sudah mengincar Surabaya!
Untuk menekan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Surabaya, Pemkot Surabaya akan menggelar gebyar apel Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) DBD tahun 2015 di halaman Taman Surya, Minggu (1/2/). "Mudah-mudahan setelah acara gebyar, setiap warga mulai dari lingkungan RT/RW juga melakukannya rutin setiap pekan. Harapannya, Surabaya bebas dari jentik nyamuk demam berdarah. Kita harus bersama-sama mewujudkan Kota Surabaya bebas demam berdarah," tegas Febria Rahmanita, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya saat ditemui di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Jumat (30/1/2015).
Wanita yang akrab disapa Feni ini menambahkan, sejak Desember 2014, Walikota Surabaya sebenarnya sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) walikota untuk mengingatkan warga agar waspada terhadap DBD. SE tersebut ditujukan ke instansi pemerintah dan non pemerintah, pengelola hotel, restoran, BUMD, REI, RT/RW. Dalam SE itu Risma juga mengimbau untuk optimalisasi peran pemantau jentik .
"Jadi bukan hanya di rumah, di mal-mal dan sekolah juga tempat publik, harus rajin memantau jentik di lingkungannya," ucapnya.
Disinggung penanganan korban DBD, Feni menyatakan, Dinkes Surabaya memiliki 19 puskesmas yang siaga 24 jam. Feni juga mengingatkan warga apabila ada keluarganya yang badannya panas tinggi, untuk segera dibawa ke Puskesmas atau klinik. Sebab, jatuhnya korban DBD umumnya dikarenakan korban telat dibawa ke Puskesmas.
"Untuk pertolongan pertama, tolong diimbau makan makanan yang lunak. Intinya kekebalan tubuh harus dinaikkan. Juga jangan lengah. Kalau panasnya sudah turun di hari ketiga, harus tetap dipantau karena ada virusnya," pesannya.
Dari tahun ke tahun, kasus DBD selalu ditemukan dan jumlahnya fluktuatif. Dalam lima tahun terakhir, kasus DBD di Surabaya paling tinggi terjadi di tahun 2010 dengan 3379 kasus. Lalu di 2011, turun jauh (1008 kasus). Di tahun 2012, kasus DBD kembali naik menjadi 1091 dan kembali naik menjadi 2207 kasus di tahun 2013. Pada 2014, berkat upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya lewat program PSN, membuat kasus DBD turun menjadi hanya 816 kasus.
Recommended article: Chomsky: We Are All – Fill in the Blank.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Source : http://surabaya.tribunnews.com/2015/01/31/besok-pemkot-surabaya-gelar-apel-pemberantasan-sarang-nyamuk