SURABAYA - Jenazah diduga korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 dan serpihan pesawat yang ditemukan di perairan Majene, Sulawesi Barat kemarin, tiba di Bandara Juanda Surabaya, pagi tadi.
Berdasarkan pantauan, jenazah dengan label Sulsel B003 itu sempat terlantar di terminal kargo selama sekira satu jam. Ini karena, ambulans terlambat sampai di lokasi.
Setelah ambulans tiba, tim Basarnas Surabaya langsung membawa jenazah ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan proses identifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri.
"Jenazah tiba pagi tadi, menggunakan pesawat Lion Air JT 801 dari Makassar," ujar Kasi Ops Basarnas Surabayua, Hari kepada wartawan, Jumat (30/1/2015).
Sementara benda-benda diduga bagian dari pesawat, dikumpulkan lebih dulu baru kemudian diserahkan ke pihak KNKT untuk diperiksa lebih lanjut.
Jenazah yang belum diketahui identitasnya itu, merupakan penemuan ketiga di perairan Majene. Pada Rabu 28 Januari 2015, warga menemukan dua jenazah di waktu dan tempat yang berbeda.
Berdasarkan kartu pengenal yang ada di saku pakaian yang masih melekat di masing-masing jenazah, mereka bernama Saiful Rakhmat dan Joe Jeng Fei.
Saiful Rakhmat tercatat sebagai warga Jakarta Timur dan diduga kuat sebagai kru pesawat. Sementara Joe merupakan warga Surabaya yang diduga sebagai penumpang pesawat rute Surabaya-Singapura itu.
Recommended article: Chomsky: We Are All – Fill in the Blank.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Source : http://news.okezone.com/read/2015/01/30/340/1099182/korban-airasia-yang-ditemukan-di-majene-tiba-di-surabaya