Terjadi kemacetan yang panjang saat kepolisian melakukan pemeriksaan tahap awal, dengan melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan beruntun di jalan Arteri, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa 21 Januari 2015. Kecelakaan maut yang melibatkan tiga mobil dan enam motor tersebut memakan 4 korban jiwa. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO
Berita Terkait
TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui bahwa Jakarta, jika dibandingkan ibu kota negara lain, merupakan kota dengan tingkat kemacetan lalu lintas terparah. "Lha, emang iya, kan?" ujarnya di Balai Kota, Rabu, 4 Februari 2015. "Macet ini masalah sumber stres saya paling besar, untung tensi saya masih bagus, kalau enggak bisa stroke," dia berseloroh.
Hari ini sejumlah media massa internasional merilis hasil penelitian lalu lintas yang dilakukan oleh produsen oli Castrol. Menurut indeks Stop-Start Magnatec Castrol, rata-rata terdapat 33.240 kali proses berhenti-jalan per tahun di Jakarta. Jika dibandingkan dengan kota lain, indeks stop-start di Jakarta menempati urutan pertama.
Menurut indeks Stop-Start Magnatec Castrol, rata-rata terdapat 33.240 kali proses berhenti-jalan per tahun di Jakarta. Indeks ini mengacu pada data navigasi penggun! a Tom Tom, mesin GPS, untuk menghitung jumlah berhenti dan jalan yang dibuat setiap kilometer. Jumlah tersebut lalu dikalikan dengan jarak rata-rata yang ditempuh setiap tahun di 78 negara.
Menanggapi penelitian itu, Ahok menyebutkan Jakarta wajar menjadi kota dengan kemacetan lalu lintas terparah. "Soalnya sistem transportasi berbasis rel di sini masih kurang," ujarnya. "Tokyo di Jepang saja yang setiap kotanya punya transportasi bagus masih macet parah kok, apalagi Jakarta," ujarnya.
Dia mengatakan, warga Jakarta harus bersabar antara 30-40 tahun lagi menunggu masalah kemacetan tuntas. "Makanya kita lagi bangun transportasi berbasis rel mulai sekarang, setidaknya bisa membantu mengurangi masalah ini sedikit demi sedikit," kata dia. "Warga memang harus lebih banyak bersabar."
Berikut ini daftar tujuh kota dengan lalu lintas terburuk di dunia:
1. Jakarta, Indonesia – 33.240
2. Istanbul, Turki – 32.520
3. Kota Meksiko, Meksiko - 30.840
4. Surabaya, Indonesia – 29.880
5. St. Petersburg, Rusi! a – 29.040
6. Moskow, Rusia – 28.680
7. Roma, Italia – 28.680
Berikut tujuh kota dengan lalu lintas terbaik:
1. Tampere, Finlandia – 6.240
2. Rotterdam, Belanda – 6.360
3. Bratislava, Slovakia – 6.840
3. Abu Dhabi, Uni Emirat Arab – 6.840
5. Brisbane, Australia – 6.960
6. Antwerp, Belgia – 7.080
7. Porto, Portugal - 7.200
THRILLIST.COM | AISHA SHAIDRA | PRAGA UTAMA
Recommended article: Chomsky: We Are All – Fill in the Blank.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Source : http://www.tempo.co/read/news/2015/02/04/083639844/Ahok-Jalan-Jakarta-Itu-Sumber-Stres-Saya