Ini kejadian delapan tahun lalu.
Sejumlah warga melintas jalan yang terendam banjir di Bukit Duri, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (20/11). (ANTARA FOTO/OJT/Dolly Rosana)
Kondisi ini memantik ingatan warga Jakarta akan banjir yang menerjang pada delapan tahun silam. Tepat 1 Februari 2007, Ibu Kota lumpuh akibat banjir. Gara-garanya, hujan yang mengguyur sepanjang malam. Ditambah, meningkatnya volume air di 13 aliran sungai yang melintas di Jakarta.
Sudah begitu, menurut pantauan di 11 pos pengamatan hujan milik Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menunjukkan, hujan yang terjadi pada 2 Februari, rata-rata mencapai 235 mm. Jadilah Jakarta dikepung air selama sepekan lebih, kala itu.
Banjir 2007 itu lebih luas dan lebih banyak memakan korban ! manusia dibandingkan bencana serupa yang melanda pada tahun 2002 dan 1996. Sedikitnya 80 orang dinyatakan tewas selama banjir 10 hari karena terseret arus, tersengat listrik, atau sakit.
Kerugian material akibat lumpuhnya perputaran bisnis diperkirakan Rp4,3 triliun. Warga yang mengungsi diprediksi mencapai 320.000 orang. Semoga bencana itu tak terulang di Februari ini.
Baca juga:
Recommended article: Chomsky: We Are All – Fill in the Blank.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.
Source : http://metro.news.viva.co.id/news/read/584280-ketika-banjir-1-februari-lumpuhkan-jakarta--80-orang-tewas